Tenun Sambas berniat pecahkan rekor MURI

Dusun Semberang, Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas merupakan sentra dari kerajinan tangan berupa kain tenun khusus Sambas. Berbagai motif yang telah dihasilkan oleh para penenun yang keseluruhannya adalah kaum ibu di desa Sumber Harapan. Tidak kurang dari ratusan motif kain yang sudah dihasilkan oleh para pengrajin kain tenun Sambas ini dan mewujudkan kain tenun Sambas terpanjang di Desa Sumber Harapan.

Potensi ini pula yang dilirik oleh lembaga Dompet Umat dan pemerintah kabupaten Sambas untuk tetap mempertahankan hasil karya dari masyarakat desa Sumber Harapan ini, atas gagasan dari pemerintah Kabupaten Sambas.
Pemerintah kabupaten bersama Dompet Umat serta Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas, melaksanakan peresmian pemecahan rekor MURI pembuatan kain tenun Sambas terpanjang.
Panjang kain direncanakan sepanjang 140 meter dengan lebar 70 sentimeter, sementara untuk mengerjakan kain sepanjang  140 meter tersebut paniitia program memerlukan waktu selama satu tahun dengan tenaga pengrajin terdiri atas tiga kelompok, yang mana satu kelompok berjumlah 10 orang.
Peresmian yang dilaksanakan dirumah salah satu pengrajin tenun sambas tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sambas, Pabali Musa, Direktur eksekutif Dompet Umat, Suhartini, ketua MABM Sambas  Burhanudin A Rasyid, Camat Sambas, Kades Sumber Harapan, perwakilan Bank Kalbar, perwakilan Bank Muamalat, serta perwakilan Dinas Perindagkop Kabupaten Sambas.
Sebelum melaksanakan peresmian Wakil Bupati, Pabali Musa berkesempatan menancapkan tiang pertama pembangunan sentra kain tenun Sambas di desa Sumber harapan kecamatan Sambas.
“Kita sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh dompet umat, kita berharap launching pemecahan rekor MURI kain tenun Sambas terpanjang ini, dapat mengangkat nama kain tenun Sambas ke tingkkat nasional, bahkan bisa hingga ke tingkat internasional. Apa yang kita lakukan bukan hanya sekedar pemecahan rekor MURI, namun juga bentuk syukur kepada Allah SWT,” katanya.

Launching Kembang Polaria 2 bersama Tenun Sambas

Setelah sukses dengan film pertama nya, tim Kress Studio segera merilis film ke dua mereka “Kembang Polaria sesion 2“. Film “kembang polaria sesion 2″ ini akan di launching di 2 daerah,  di aula Kantor Camat Selakau dan Aula Kantor Bupati Kabupaten Sambas.

Selain 2 tempat tadi, akan juga di putar di 13 daerah yang ada di Kalimantan Barat, termasuk daerah Semparuk, Pemangkat, Jawai, Sentebang, Dungun, Galing, Tanah Hitam, Tebas, Singkawang dan Pontianak, jadi total lokasi pemutaran film “kembang polaria 2″ ini ada 15 lokasi. Pemutaran keliling ini rencananya akan di mulai pada 20 Juni 2013.

Pada kesempatan ini, Tim Kress Studio akan mensosialisasikan kembali Tenun Sambas ke masyarakat.  Tenun sambas merupakan warisan budaya yang ada sejak 300 tahun yang lalu dan harus kembali kita lestarikan keadaan nya.

Tenun Sambas pada umum nya merupakan kerajinan tradisional, namun saat ini tenun sambas akan di aplikasikan dengan Modern Fashion, yang di targetkan akan menjadi next fahsion mode nasional dan internasional. Kerajinan Tenun Sambas ini tidak hanya akan melibatkan pengrajin tenun, tapi juga melibatkan penjahit, pengrajin furniture dan interior, pengrajin aksesoris serta Pemerintah sendiri untuk mendukung gerakan ini.

Komunitas pecinta seni di kalimantan barat pun akan kami libat kan dalam acara ini, sehingga untuk mencapai target tersebut menjadi lebih mudah apabila semua pihak bekerja sama untuk mewujudkan nya.